Pusat Pengembangan MKU LPP UPGRIS, Dorong Peningkatan Kemampuan Menulis Mahasiswa

SEMARANG, WAWASANCO – Kemampuan menulis dengan baik dan benar bagi mahasiswa sangat dibutuhkan. Apalagi menulis diperlukan di segala bidang, termasuk untuk membuat tugas kuliah, hingga skripsi atau tugas akhir. Di satu sisi, saat ini banyak diantara mereka yang masih terpolarisasi dengan background masing-masing, sehingga kemampuan untuk menulis juga bervariasi.

Hal ini mendorong Pusat Pengembangan Mata Kuliah Umum (MKU) Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar webinar ‘Jadi Penulis Kekinian : Aktualisasi Kecakapan Menulis di Era Digital’, yang digelar secara daring dan disiarkan secara live melalui akun youtube LPP UPGRIS, di Semarang, Sabtu (10/4/2021).

“Webinar yang diikuti lebih dari 1.200 peserta ini, baik dari mahasiswa UPGRIS atau umum, diharapkan dapat membekali mereka dalam keterampilan menulis dan menjadi penulis kekinian di era digital seperti sekarang ini,” papar Ketua Panitia sekaligus Kepala Pusat Pengembangan MKU LPP UPGRIS, Sunan Baedowi SHI MSi, di sela kegiatan

Lebih jauh dijelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi pengembangan MKU termasuk mata kuliah Bahasa Indonesia, yang diajarkan di semua fakultas, sehingga diharapkan para peserta nantinya memiliki kecakapan dalam menulis, karena hal tersebut dibutuhkan di semua hal.

“Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, ada peningkatan kemampuan menulis dari para peserta,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan, Kepala LPP UPGRIS Dr Wiyaka MPd. Dalam sambutannya, dirinya menekankan bahwa seminar tersebut, sangat strategis untuk membekali para mahasiswa dengan sebuah kompetensi sangat penting bagi siapapun, yakni menulis.

“Kemampuan menulis substansi mata kuliah Bahasa Indonesia, menitik beratkan dalam penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa nasional secara baik dan benar, yang difokuskan pada keterampilan menulis yaitu menulis akademik,” terangnya.

Namun kenyataannya, menulis akademik sebagai bagian dari usaha yang mendukung untuk mencapai puncak program literasi nasional tersebut, tidak semudah yang diucapkan.

“Menulis akademik merupakan persoalan yang kompleks, membutuhkan banyak kompetensi sebelum dapat dipraktekkan dalam sebuah tulisan yang nyata. Modal atau kemampuan tersebut, antara lain pengalaman membaca yang cukup. Semakin sering membaca, maka perbendaharaan kata dan wawasannya dalam menulis juga meluas. Membaca ini diartikan membaca secara intensif dan mendalam,” tandasnya.

Pihaknya pun berharap kegiatan tersebut, dapat memberikan inspirasi dan membuka wawasan tentang bekal diri dalam menulis yang baik, benar dan efektif.

Sementara, pemateri kegiatan webinar, Rahmat Petuguran SPd MHum yang juga penulis sekaligus dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes), menerangkan dalam menulis, ada tiga tantangan yang dihadapi.

“Pertama menulis dengan standar baik, kemudian menerbitkan tulisan agar terbaca dan terdampak, kemudian menulis sesuai kebutuhan publik dan industri, sekaligus tetap aktual di era digital,” terangnya.

Secara umum, tulisan tersebut dinilai berhasil, jika mampu melalui lima tahapan yakni tulisan tersebut baik secara teknis, kemudian terbit atau terpublikasi, tulisan tersebut terbaca, disetujui oleh khalayak dan terakhir, dapat menginspirasi orang lain.

“Lalu bagaimana cara menulis dengan baik? Tentu tulisan tersebut harus memikat atau menarik orang agar mau membaca. Dilihat dari topik, tulisan tersebut aktual, dari perspektif juga unik, dengan dilengkapi data yang valid sekaligus menggunakan penulisan tata bahasa yang baik dan relevan,” tandasnya, dalam kegiatan webinar yang dimoderatori oleh dosen UPGRIS, Arisul Ulumuddin, S.Pd.M.Pd tersebut.

Disisi lain, untuk menjadi penulis yang baik, harus terus dilatih secara terencana dan rutin, sekaligus ada evaluasi berkelanjutan.

“Selain itu, juga perlu didukung dengan keterampilan, mulai dari penggunaan diksi, menulis kalimat efektif, terampil dalam menggunakan majas, mengembangkan paragraf hingga memahami kaidah ejaan. Ini penting, agar tulisan tersebut dapat dibaca dengan nyaman dan kaya warna,” pungkasnya.

 

https://wawasan.co/news/detail/16672/pusat-pengembangan-mku-lpp-upgris-dorong-peningkatan-kemampuan-menulis-mahasiswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *