web analytics

Kanwil Kemenag Jateng Target Semua Pegawai Jalani Asesmen

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah menginginkan agar peningkatan profesionalitas dan kompetensi pegawai untuk terus dilakukan.

Caranya antara lain melaui Asesmen Uji Kompetensi yang dilakukan bekerja sama dengan Pusat Bimbingan Konseling dan Layanan Psikologi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Sabtu (30/10/2021).

Asesmen tersebut bertujuan sebagai basis data pemetaan potensi pegawai. Bukan semata-mata untuk naik jabatan atau promosi setelah dilakukan asesmen.

“Kami menargetkan seluruh ASN (aparatur sipil negara) yang ada sekitar 24 ribu di Jateng harus dipetakan kompetensinya. Hasil peta kompetensi ini dijadikan referensi untuk melakukan program pengembangan SDM yang akan datang,” kata Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jateng.

Program pelatihan ini melibatkan pegawai di Kantor Kementerian Agama di kabupaten dan kota di Jateng. Antara lain untuk penyuluh keagamaan, penghulu, arsiparis, tenaga humas dan sebagainya.

Hasil dari asesmen juga menjadi bank data kepegawaian yang digunakan saat melakukan rotasi dan mutasi. Sesuai regulasi, seorang pegawai tidak dibolehkan menjabat satu jabatan terlalu lama.

Rotasi dan mutasi bagi pegawai Kemenag merupakan keharusan agar seseorang bisa berinovasi mengembangkan potensinya.

“Asesmen ini bisa jadi syarat jika ada promosi pegawai. Mereka yang promosi adalah yang pernah mengikuti asesmen ini. Kami menempatkan seseorang di satu jabatan tertentu bukan karena kedekatan dan ada transaksional, namun betul-betul kebutuhan organisasi dan kompetensi yang dimiliki orang tersebut,” jelasya.

Peserta yang mengikuti pada gelombang kali ini sebanyak 119 pegawai, nantinya akan bertahap. Semua pegawai di Kanwil Kemenag Jateng ditargetkan mengikuti asesmen ini.

Asesmen ini dilakukan karena keinginan dan kebutuhan untuk membenahi sumber daya manusia yang ada di lingkungan Kemenag.

Jika SDM terkelola dengan baik, tentunya akan berdampak pada kualitas SDM. Jika urusan SDM sudah baik, artinya urusan internal sudah baik, pegawai bisa melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan baik.

Sementara, Rektor UPGRIS,Dr. Muhdi, S.H., M.Hum. mengatakan, asesmen yang dilakukan Kanwil Kemenag tersebut merupakan wujud pengelolaan SDM menuju manajemen modern.

“Untuk mengetahui para pegawai ini punya talent apa, kelebihan apa, kekurangan apa, dilakukan asesmen ini. Sehingga mereka punya bank data untuk menata pegawai yang ada di dalamnya,” terangnya.

Melalui asesmen ini, diketahui tidak hanya kemampuan akademik seseorang. Tetapi juga kepribadiaan seorang pegawai.

Sehingga, dengan berlandaskan hasil, mereka bisa ditempatkan di posisi yang tepat sesuai kompetensi mereka. Tidak mungkin menempatkan orang yang tidak teliti di bagian pekerjaan yang membutuhkan ketelitian penuh.

https://jateng.tribunnews.com/2021/10/30/kanwil-kemenag-jateng-target-semua-pegawai-jalani-asesmen-untuk-pemetaan-potensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *